Di gempita mayapada
mengukir kisah lara suka
Menuai sekar sapa harum pesona
merajut indah halusi nyata
Di tengah hiruk pikuk kisah
lara dalam terukir indah
tentang asa rasa rindu gelora
bersemai lebat di taman jiwa
lelah peluh meluruh
toleh sirna indah nyata
mimpi maya menjadi hiasan nelangsa
di penghujung malam
saat malam begitu pekat mendekap
usikmu datang menyapa
mengerling lembut dalam cara
sederhana tegas dan tiada lannya
Hanya mampu menunduk dan bertanya
tentang rasa apa di dalam jiwa
berdebar rindu menalu di qolbu
inikah kau duhai penguasa hatiku..?
usikmu membuatku rindu
unikmu membuatku tersipu
hadirmu beriku berani
tuk arungi terjal nafsi
Ahh……akupun hanya mampu terdiam
saat lembut bibirmu sentuh pantai hatiku..
saat Nelangsaku terganti bahagia
saat adamu meredupkan terangku…
Ku menggila dengan gilamu
Hingga …saat ku harus memilih
berdiam dalam deras hujan
atau berlari tuju terang..
Ahh….Kau …
lelakiku dalam kegelapan..
mungkin ku harus tepis mendung itu…
agar deras hujan terhenti..
meski gerimis tetap menerpaku
Dan…terisak dalam derasnya..
Karna….ku harus memilih tuk diam disini..
diantara hijau ilalang dan bunga ya beraneka warna
Yang mungkin warnanya buatmu tak suka.
Maafkan aku..
Duhai Lelakiku dalam gelap…..
Ku harus lepaskan pelukan….
mengukir kisah lara suka
Menuai sekar sapa harum pesona
merajut indah halusi nyata
Di tengah hiruk pikuk kisah
lara dalam terukir indah
tentang asa rasa rindu gelora
bersemai lebat di taman jiwa
lelah peluh meluruh
toleh sirna indah nyata
mimpi maya menjadi hiasan nelangsa
di penghujung malam
saat malam begitu pekat mendekap
usikmu datang menyapa
mengerling lembut dalam cara
sederhana tegas dan tiada lannya
Hanya mampu menunduk dan bertanya
tentang rasa apa di dalam jiwa
berdebar rindu menalu di qolbu
inikah kau duhai penguasa hatiku..?
usikmu membuatku rindu
unikmu membuatku tersipu
hadirmu beriku berani
tuk arungi terjal nafsi
Ahh……akupun hanya mampu terdiam
saat lembut bibirmu sentuh pantai hatiku..
saat Nelangsaku terganti bahagia
saat adamu meredupkan terangku…
Ku menggila dengan gilamu
Hingga …saat ku harus memilih
berdiam dalam deras hujan
atau berlari tuju terang..
Ahh….Kau …
lelakiku dalam kegelapan..
mungkin ku harus tepis mendung itu…
agar deras hujan terhenti..
meski gerimis tetap menerpaku
Dan…terisak dalam derasnya..
Karna….ku harus memilih tuk diam disini..
diantara hijau ilalang dan bunga ya beraneka warna
Yang mungkin warnanya buatmu tak suka.
Maafkan aku..
Duhai Lelakiku dalam gelap…..
Ku harus lepaskan pelukan….

hmmm..
BalasHapus