Duhai engkau pesona….
sungguh hadirmu buahkan puja..
Seiring sekar berkembang di taman rasa
Isi waktu bersama
dalam sapa dan tawa
dalam cerita indah dan duka
saat kau dekat
tak pungkiri
atma berwarna pelangi
syahdu hati terambati
Dan…
saat senja berlalu tanpa hadir sapa
ada hampa berjubah rindu
selimuti rasa dalam ringkih raga
Hingga……Malam..
kembali terlarung dalam keheningan
saat tegur indah sadarkan jiwa..
kemana dimana akan kembali tujuan asa
Bercumbu dan kembali bercinta dengan nafsu
atau kembali pada fitrah dan lalui segala terjal yang menjejal
Duhai kekasih …
haruskah ku kembali beranjak dalam gegasku
dan tak lagi menatap beningmu
yang telah silaukan jiwaku…
Duhai Pesona…
ijinkan ku kembali ..
Pada sendiriku..dalam keheningan…..
bersama senja dalam kenang….
Maafkanku….
sungguh hadirmu buahkan puja..
Seiring sekar berkembang di taman rasa
Isi waktu bersama
dalam sapa dan tawa
dalam cerita indah dan duka
saat kau dekat
tak pungkiri
atma berwarna pelangi
syahdu hati terambati
Dan…
saat senja berlalu tanpa hadir sapa
ada hampa berjubah rindu
selimuti rasa dalam ringkih raga
Hingga……Malam..
kembali terlarung dalam keheningan
saat tegur indah sadarkan jiwa..
kemana dimana akan kembali tujuan asa
Bercumbu dan kembali bercinta dengan nafsu
atau kembali pada fitrah dan lalui segala terjal yang menjejal
Duhai kekasih …
haruskah ku kembali beranjak dalam gegasku
dan tak lagi menatap beningmu
yang telah silaukan jiwaku…
Duhai Pesona…
ijinkan ku kembali ..
Pada sendiriku..dalam keheningan…..
bersama senja dalam kenang….
Maafkanku….

Duhai pesona hati
BalasHapusengkau yang kini jauh dari
pandangan
aku tumpukkan keseimbangan
diriku padamu
duhai pesonaku
aku percayakan kesetiaan penuh untukmu
aku amanatkan kejujuran
pasti atas dirimu
aku berikan cinta dalam
wadah kasih suci kepadamu
duhai pesona hati
kepadamu
aku mengharap mawar tanpa duri
engkau satu kekasih yang kumiliki
kusanjung puji
dengan segenap hati