Kamis, 12 Januari 2012

~~~;;;;;; Ku Suka Hujan ;;;;;;;~~~

Ku suka Hujan

Ku suka hujan
yang menberiku sejuk
Di tengah kegerahan

Ku suka hujan
yang memberiku guyur dingin dan menggigil
Di saat sengat begitu membakar

ku suka hujan
Saat kelabunya memberi redup di langitku
memberiku teduh di tengah peluh

Ku suka hujan..
saat rinainya bersatu dengan isakku
saat tiada orang yang tau

airmataku bersatu dalam deras rinai itu

Ku suka hujan
karna derasnya kan menyapu
Debu-debu yang melekat di jiwaku

Ku suka hujan……



Rabu, 11 Januari 2012

Tak semua warna terbaca Indah....

Tak semua warna yang kita cipta terbaca indah…
Oleh mata dan hati yang tertutup kabut rasa..
Tiada jarang…ada makna diartikan beda disana..
Manis di ucapan hanya tuk menuai racun dicawan..
Indah sayang di kemukakan hanya tuk mencari keuntungan..

Ahh….
Diri lelah dengan segala tipu daya…
Tak bsakah mereka diamkan dan merajut sendiri kisah mereka…??
Tanpa mencampuri tenunan ikatan saudara yang kita bina…??

Diri mungkin Puti Kelam sejati…
namun…salahkah sang kelam ini tuk berfitrah…?
Ahh….tak layak diri bertanya pada sesama
Hanya DIA yang Maha tau kan segala…
Akan beda warna merah dan putih….
sedang diri hanya pekat hitam dalam beningNya…

Sudahlah…….
biarkan sang angin membawa bisik..
Jangan kita terusik…
mari lanjutkan asa tuk RidhoNya..
Kebenaran dan keburukan kan dapat kita lihat nantinya…

Biarlah roncean persaudaraan ini semakin indah tertata..
tak hanya elok dipandang…namun jua harum wanginya..




Salam santun sapa hormat Syahdu…..Mawar merah Legian hatur salam…




-***- Dua Ribu Sebelas -***-

Assalamualaikum.wr.wb

Bismillahirrohmanirrohim….

DUA RIBU SEBELAS

dalam bentang pelukan samudra
arus dan ombak tak tentu arahnya
terkadang pasang surut
dan memusar tak tentu hisabpnya

dalam naungan langit di atas bumi kasihNya
terang sinar mentari…
terik panas sang surya
deras hujan atau rinai yang temani waktu
dan terkadang hembus angin yang keras dan tak berarah
dalam musim semua berubah…

awal indah di musin perindang hijau temani alur kisah
senyum gempita sang kembang api warnai indah telaga rasa
terhanyut dalam indah rajutan kasih dalam ikatan merah muda pita
melambung asa dalam raih fana
berbunga petaka sebar racun hela nyata
bungapun layu di ujung sumpah

angin berhembus lembut membelai sukma
beiring simponi indah sang pemetik palung rasa
dawai tegesek lantun biola tembang asmaradhana
berdansa dalam janji..
Ada asa bersama bingkai kasih tuk kini dan nanti
hingga….terlalu banyak nada yang kau iramakan
tak lagi senada…hanya kepikukan hilir mudik irama yang ingin kau dendangkan
seiring  lukisan yang  meluntur dalam samar

terik sinar hari sedikit menyengat di silau
dalam kesyahduan ku selalu menanti senja datang
membawa rona indah..
Dalam genggaman erat lembayung merah
mengukir guratan guratan indah dalam alas hijau
mendendeng bersama ayat-ayat penentram rasa
pesona ketulusan dalam wardah tanpa nama
hingga….senjapun tak lagi merona tertutup kelabu awan
yang menggantung manja beri hitam di awang awang

hitampun  menyeruak kelam selimuti bayangan
ku terdiam dalam semayam gelapnya
ku menikmati setiap keindahan diri dalam gelap
tanpa ada bayang lain.. hanya aku dan hitam
kita menikmati setiap sentuhan rasa
aku menjadi ratu dalam kelam
berteman sepi dan tenang
dalam rengkuh pujaan sang malam
aku meggirang senang

hingga….pagi tlah datang…
menghapus gelap
memberi terang baru yang bersianar..
Semoga kan menghangat dalam tapak
demi satu arah Tuju
songsong damai cinta abadi dalam hakiki
kebenaran dan keridhoan
dan semua ku kembalikan padamu
Ya Allah…
segala urusan fana yang terbentang di hadapan kami….Ya Rabby…

Walaikumsalam.wr.wb

Minggu, 08 Januari 2012

Duhai Lelakiku dalam gelap...

Di gempita mayapada
mengukir kisah lara suka
Menuai sekar sapa harum pesona
merajut indah halusi nyata

Di tengah hiruk pikuk kisah
lara dalam terukir indah
tentang  asa rasa rindu gelora
bersemai lebat di taman jiwa

lelah peluh meluruh
toleh sirna indah nyata
mimpi maya menjadi hiasan nelangsa

di penghujung malam
saat malam begitu pekat mendekap
usikmu datang menyapa
mengerling lembut dalam cara
sederhana tegas dan tiada lannya

Hanya mampu menunduk dan bertanya
tentang rasa apa di dalam jiwa
berdebar rindu menalu di qolbu
inikah kau duhai penguasa hatiku..?

usikmu membuatku rindu
unikmu membuatku tersipu
hadirmu beriku berani
tuk arungi terjal nafsi

Ahh……akupun hanya mampu terdiam
saat lembut bibirmu sentuh pantai hatiku..
saat Nelangsaku terganti bahagia
saat adamu meredupkan terangku…
Ku menggila dengan gilamu

Hingga …saat ku harus memilih
berdiam dalam deras hujan
atau berlari tuju terang..

Ahh….Kau …
lelakiku dalam kegelapan..
mungkin ku harus tepis mendung itu…
agar deras hujan terhenti..
meski gerimis tetap  menerpaku
Dan…terisak dalam derasnya..

Karna….ku harus memilih tuk diam disini..
diantara hijau ilalang dan bunga ya beraneka warna
Yang mungkin warnanya buatmu tak suka.

Maafkan aku..
Duhai Lelakiku dalam gelap…..
Ku harus lepaskan pelukan….