Jumat, 23 Desember 2011

Duhai Pesona



Duhai engkau pesona….
sungguh hadirmu buahkan puja..
Seiring sekar berkembang di taman rasa

Isi waktu bersama
dalam sapa dan tawa
dalam cerita indah dan duka
saat kau dekat
tak pungkiri
atma berwarna pelangi
syahdu hati terambati

Dan…
saat senja berlalu tanpa hadir sapa
ada hampa berjubah rindu
selimuti rasa dalam ringkih raga

Hingga……Malam..
kembali terlarung dalam keheningan
saat tegur indah sadarkan jiwa..
kemana dimana akan kembali tujuan asa
Bercumbu dan kembali bercinta dengan nafsu
atau kembali pada fitrah dan lalui segala terjal yang menjejal

Duhai kekasih …
haruskah ku kembali beranjak dalam gegasku
dan tak lagi menatap beningmu
yang telah silaukan jiwaku…

Duhai Pesona…
ijinkan ku kembali ..
Pada sendiriku..dalam keheningan…..
bersama senja dalam kenang….

Maafkanku….

Senin, 12 Desember 2011

Senja Itu...................


Senja itu…
pernah menjadi sketsa indah kisah dalam semua realita ilusi kita
saat syahdu lamat terdengar nafas dalam ucap Puji..
saat seksama satu persatu terbaca Ayat-ayatNya..
Senja itu terasa semakin indah dalam rangkum bersama..

Senja itu…
pernah menjadi mimpi terindah..
saat taut jemari menangkup…
saat ada aku dan kamu
dalam bingkai impian nanti..
saat kau setia menunggu sujudku…
saat kau setia temani munajahku…

Senja itu…
pernah menjadi senja terhangat…
saat dekap hati saling merapat..
saat genggap semakin terdekap…

Senja itu…
pernah menjadi senja terkelam..
saat pisah harus terucap..
saat isak lantas tersisa…
saat aku dan kamu tetap terindah..
dalam jalan beda…
saat dekap harus terlepas….demi untuk RidhoNya…

Senja itu….
pernah ada,,,
dan kan selalu membekas dalam kisah di perjalanan kasih kita…


Minggu, 11 Desember 2011

Ku..mencintaimu dengan Diam...

Aku harus mencintaimu dengan diam..
menyembunnyikan semua letup rinduku dari semua pandang

Aku menyebut namamu dengan lirih…
samar hampir tak terdengar.
.

Ku..ingin terlumat dalam tatap matamu
Ingin bersemayam dalam tajamnya.

Aku..termabuk dalam pesona buasmu
Yang selalu dan selalu membuatku luluh..

Aku,,,begitu mencintaimu dalam
diam…
dalam sepi..
dalam rahasia ..
akan cinta yang begitu membara,,
Maski aku….bukan permatamu…
meski aku…hanya manik hiasan di dinding hati..
Namun….
aku,,,semakin merinduimu dalam waktu..

Kau…….pengikat rasaku……




Kamis, 01 Desember 2011

Atma gersangku


X...

Pagi ku beku di payung reruntum awan kelabu

Pucuk pucuk ilalang kering tertekuk, menjura,, menghiba harap setetes embun...

X...

Haruskah ku perah lagi mendung yang menggantung kisi mataku ???

Menyemai kembali asa mimpi semalam yang belum bisa ku tunaikan


X...

Aku ingin pagi ku merinai rintik menyiram hampar
padang hampa fatamorgana

Menyeruk oase di kerontang sabana
atma ku yang gersang...

Dan,,,

Reruntum mendung itu,,
bukan karena nashab yang mengendap di hisap hasrat..

Hingga limbung sepotong hati, terkapar di pertiwi sunyi..

Menggigil di riung gemuruh luruhnya badai

Di antara pekik lafadz hiba yang mengalun deras dari bibirku....

Sabtu, 26 November 2011

Ketuk raga



Diri… dalam elegi sekeping hati..
dalam belantara kilau fana samudra cinta
bersama sesak beban dunia….ku sendiri

Dalam setiap hembus yang terhela…
ada rindu kan kasih belai indah
saat jiwa begitu rapuh
memuja hasrat liar yang tak  kunjung runtuh
dalam sepi bermanja diri terbelai sang jatayu..

Saat burai tak lagi mampu temani kisah..
saat karang Asa merapuh terterjang ombak..
ku hanyut….hilang tersapu ..

Dan hasrat berlari tanpa tuju..
medosakan kasih yang terpunya
menjadi peluk sang angkara
tercandu anggur cawan cawan lara
Ku tersungkur mabuk….


Ahhh…….jiwa…hilangkan semua hiruk pikuk Tanya..
maafkanlah akan hasrat yang salah
akan ku dan jalan indah racun-mu
ku ..kan mengiba..hingga pintumu terbuka saat ketukkku di depannya..
ku menungu…meski….ku tau…kan lama ku menunggu..
Jiwa….Asa…ini ragaku..tuk kau basuh dalam suciMu…

By..: Keyla “Sha” Angelina

Sapa Asa pada Raga....

Bismillahirrohmanirrohim........

Hai raga.....

sedang apa kau disana...?

mengapa tak kau rapikan tudungmu..?

dalam gelap kau bersimpuh..

Pada siapa?

pada pemilik Ruh mu...atau pada gempita dunia yang kau jadikan berhala...?

Hai tubuh....sudahkah kau bersihkan lekukmu....?

Lihatlah..sisa2 daki yang masih menempel lekat di kulitmu..?

sisa peluh gumul nafsumu semalam.. masih tercium jelas...

sudahkah kau basuh riasan di wajahmu...

lihatah sisa gincu tebalmu yang tak lagi merona...dan bau wangimu yang menggoda birahi jiwa...

lihatlah matamu tak lagi penuh cahaya cinta..

lelahkau kau....raga...setelah menari di ranjang apimu...

saat kau terbakar gelora..dari peluk hawa ke rebah fana...

ahhh....kau terlupa....

pada janji pertamamu...saat Ruhmu di tiupNya...


lalu....tuk apa lenteramu..?

tuk terangi jalanmu kah raga...?

kemana hendak kau pergi..?

mengetuk pintu2 serigala pemakan segala...

atau...menapak ke tuju asalmu..?

tak ada jawab.......

---------------------------------------------------------------------

ku lihat di balik bayang itu...ada wajah serupaku....ada lengkung senyumku..ada nanar tatap mataku....
raga....


By..: Keyla""'Sha'Angelina...

Senin, 21 November 2011

## Dialog malam hati dan rindu…



Bismillahirrohmanirrohim…..

Hai hati…. Apa kabarmu?

   “Alhamdulillah baik rindu…..dan bagaimana dengan hatimu?”
Alhamdulillah….baik duhai hati…berkat indah doamu..
Semoga demikian jua dengan jiwamu…..

   “ InsyaAllah duhai rindu….masih mendekap erat hatimu….”
Hemmmm…….hati…kau selalu membuatku tersenyum ……..
  *****dan kau usap lembut rambutku……….**
Duhai hati……bolehkan rindu menanyakan sesuatu padamu…?
   “silahkan duhai rindu….apa yang ingin kau tanyakan…?”
Hemmm….bila ada setangkai mawar indah dan sekotak coklat…mana yang akan kau berikan
pada rindu….?

   “untukmu…akan ku berikan sekotak coklat itu rindu…karna ku ingin selalu menikmati manis
kasih kita dan ku tak ingin rindu kita melayu seperti mawar yang terlupa kita siram..”

Oke….aku suka jawabanmu hati….^_^…
Lalu…..tempat terindah mana yang ingin kau habiskan waktu hanya dengan rindu….hmm?
(manja tanyaku….)

   “ Wahai rindu….rumah adalah tempat terindah tuk kita…seperti yang selalu ku katakan padamu…
janganlah kau hambur-hamburkan hartamu….lebih baik kita bersodhokah….jadi tak hanya kita yg menikmati kebahagian..namun juga sesama kita…..”

Ya…duhai hatiku…rindu setuju kan itu…..…rumah kita surga kita bukan…..?
Dan…pertanyaan terakhirku duhai hati….di hadapan ada sebuah cincn nan indah bertahta permata dan sebuah Alqur’an……untuk menggambarkan kasihmu..benda manakah yang kan kau berikan
pada rindu duhai hatiku….?

   “Rinduku…..sebagai seorang yang akan menjadi imam yang harus bertanggung jawab pada makmumnya..pastilah akan ku berikan padamu Alqur’an itu…tuk menjadi pedoman hidup kita..
…ketahuilah duhai rindu…Imamlah yang akan membawa kemana makmum pergi nanti,,
 ke surga atau neraka ….dan untukku….mungkin tak ada surge dunia saat ini untukmu…namun semoga kau akan menjadi pengantin surgaku nanti….Amin Ya Rabb……”

***Tiada kata hanya mampu menetes haru…..ku raih jemarimu….lebut dan homat ku cium punngung tangannya……..’ Wahai hatiku,,,,terimakasih tuk semua indah jawabmu…Semoga CINTA mendengar doa kta…..’…..dan ku terlelap dalam rangkul hangat kasihmu…dan terlelap bersama senyum….semoga CINTA mengirimkan malaikat suciNya tuk menjaga lelapmu disana duhai hati……..

------dan kamipun sama2 terlelap dalam buai mimpi tuk indah mentari esok pagi….
selamat malam pekat…..hangatkanlah dinginku…..------


_________________________________by: Keyla'sha'Angelina